logo mahkamah agung website ramah difable




Seputar Peradilan

PA Krui Gelar Sharing Session Dengan KPPN Liwa Dalam Rangka Persiapan Membangun Zona Integritas Menuju WBK

share 1.jpg

Sharing session ini terlaksana sebagai salah satu upaya Pimpinan Pengadilan Agama Krui dalam rangka persiapan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) mengingat keberhasilan KPPN Liwa meraih penghargaan Predikat WBK dari Menpan RB pada Senin 10 Desember 2018 lalu. Kegiatan di laksanakan pada tanggal 31 Juli 2019 bertempat di Ruang sidang utama Pengadilan Agama Krui dengan dihadiri segenap pimpinan dan jajaran Pengadilan Agama Krui. Hadir sebagai narasumber Dani Ramdani selaku  Kepala KPPN Liwa.

Dalam sambutannya Ketua PA Krui, Nurbaeti, S.Ag., MH menjelaskan betapa pentingnya kegiatan ini bagi Pengadilan Agama Krui yang sebelumnya telah melakukan pencanangan pelaksanaan ZI pada bulan April 2019 lalu. Beliau menyampaikan kepada seluruh pegawai agar dapat mengikuti dengan baik dan dapat menyerap sebanyak-banyaknya ilmu yang disampaikan oleh narasumber  untuk dapat menerapkannya di Pengadilan Agama Krui, karena ini merupakan tonggak dari pelaksanaan pekerjaaan unit-unit teknis untuk mewujudkan birokrasi yang berkualitas untuk menyongsong visi Indonesia 2045 dan revolusi industri 4.0

share 2.jpg 

Dalam pemaparannya, kepala KPPN Liwa menyampaikan dalam pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) ada 5 area yang harus diperhatikan dan dibangun yakni Manajemen Perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Pengawasan, dan Penguatan Akuntabilitas Kinerja.

Tak hanya sampai disana Kepala KPPN Liwa juga berbagi tips yang harus diperhatikan agar pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dapat berjalan sukses. Salah satunya pimpinan harus menjadi Role Model bagi jajarannya, pimpinan harus memastikan keterlibatan seluruh pegawai dalam pembangunan ZI, karena tanpa kerjasama dari seluruh jajaran mustahil pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju WBK dapat terlaksana. Hal yang tak kalah penting juga adalah komitmen pimpinan dalam membentuk budaya serta merubah pola pikir bawahannya adalah hal yang utama dilakukan pertama kali.

Selain itu beliau juga berbagi tips agar Pengadilan Agama Krui dapat menciptakan inovasi-inovasi baru yang memudahkan bagi masyarakat atau pengguna layanan kita, tidak perlu high teknologi. Inovasi bisa tercipta dari hal yang sederhana kuncinya inovasi tersebut harus dapat memberikan manfaat dan memudahkan bagi pengguna layanan

Menutup kegiatan hari ini narasumber kembali menekankan bahwa dukungan dokumen dari setiap program dan kegiatan kompenen pengungkit Pembangunan ZI meliputi lima area perubahan merupakan bagian penilaian dalam setiap tahapan. Survei dari TPN dari Kemen PAN RB menjadi bagian akhir penilaian dalam memperoleh predikat WBK ini.